Senin, 21 Juni 2021

SDLC DAN CIA

 

DAFTAR HALAMAN ISI

 

 

1.    Pengertian SDLC……………………………………………………3

2.    Fungsi SDLC………………………………………………………...3

3.    Tahapan SDLC………………………………………………………4-6

4.    Apa yg dimaksud dengan SDLC pada perancangan sistem……...6

5.     langkah-langkah SDLC pada web……………………………………….6-9

6.     Confidentiality, Integrity, dan Availability (CIA)………………………10-11

7.    Bentuk CIA Pada web………………………………………………12-13

8.    Kesimpulan………………………………………………………….14

9.    Daftar Pustaka Dan Sumber……………………………………….15

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengertian SDLC

 

Pengertian SDLC – SDLC adalah kependekan dari Systems development life cycle atau dalam bahasa Indonesia disebut siklus hidup pengembangan sistem. SDLC digunakan untuk membangun suatu sistem informasi agar dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

 

SDLC terdiri dari beberapa tahapan, yang umum diajarkan pada mapel rekayasa perangkat lunak atau analis sistem, ia terdiri dari 6 tahapan, yakni:

  • Planning (Perencanaan)
  • Analysis (Analisis)
  • Design (Desain)
  • Implementation
  • Testing & Integration (pengetesan dan pengintegrasian)
  • Maintenance (perawatan)

 

Fungsi SDLC

Sangat sulit untuk membuat sebuah perangkat lunak tanpa perancangan yang maksimal. Beberapa teknik dalam mengembangkan perangkat lunak terus dikembangkan hingga kini.

Masih banyak perdebatan mengenai metode yang paling baik dan paling sesuai untuk segala tipe perangkat lunak. Meski demikian, ada perencanaan lebih baik daripada tidak ada perencanaan sama sekali.

Dilihat dari berbagai sisi, SDLC memiliki banyak fungsi, antara lain sebagai sarana komunikasi antara tim pengembang dengan pemegang kepentingan. SDLC juga berfungsi membagi peranan dan tanggung jawab yang jelas antara pengembang, desainer, analis bisnis, dan manajer proyek.

Fungsi lain dari SDLC ialah dapat memberikan gambaran input dan output yang jelas dari satu tahap menuju tahap selanjutnya.

 

 

Tahapan SDLC

1. Tahapan Analisis Sistem

Tahapan pertama, yaitu analisis sistem. Pada tahap ini, sistem akan dianalisis bagaimana akan dijalankan nantinya. Hasil analisis berupa kelebihan dan kekurangan sistem, fungsi sistem, hingga pembaharuan yang dapat diterapkan.

Bagian ini termasuk dalam bagian perencanaan. Bagian lain yang termasuk dalam perencanaan ialah alokasi sumber daya, perencanaan kapasitas, penjadwalan proyek, estimasi biaya, dan penetapan.

Dengan demikian, hasil dari tahap perencanaan ialah rencana proyek, jadwal, estimasi biaya, dan ketentuan. Idealnya manajer proyek dan pengembang dapat bekerja maksimal pada tahap ini.

2. Tahapan Perancangan Sistem

Setelah persyaratan dipahami, perancang dan pengembang dapat mulai mendesain software. Tahapan ini akan menghasilkan prototype dan beberapa output lain meliputi dokumen berisi desain, pola, dan komponen yang diperlukan untuk mewujudkan proyek tersebut.

Setelah spesifikasi, kemudian dilakukan perancangan sistem sebagai tahapan kelanjutannya. Tahap ini ialah tahap di mana seluruh hasil analisis dan pembahasan tentang spesifikasi sistem diterapkan menjadi rancangan atau cetak biru sebuah sistem.

Tahap ini disebut sebagai cetak biru, di mana sistem sudah siap untuk dikembangkan mulai dari implementasi, analisis sistem, hingga tenaga pendukung sistem yang akan dikembangkan.

3. Tahap Pembangunan Sistem

Pengembangan sistem ialah tahap di mana rancangan mulai dikerjakan, dibuat, atau diimplementasikan menjadi sistem yang utuh dan dapat digunakan. Jika diibaratkan bangunan, tahap ini merupakan tahap membangun.

Tahap ini memakan waktu cukup lama karena akan muncul kendala-kendala baru yang mungkin dapat menghambat jalannya pengembangan sistem. Pada tahapan ini, perancangan bisa saja berubah karena satu atau banyak hal.

Tahap selanjutnya ialah memproduksi perangkat lunak di bawah proses pengembangan. Menurut metodologi yang sudah digunakan, tahap ini dapat dilakukan dengan cepat. Output yang dihasilkan pada tahap ini ialah perangkat lunak yang telah berfungsi dan siap diuji.

4. Tahap Pengujian Sistem

Sesudah sistem selesai dikembangkan, sistem harus melalui pengujian sebelum digunakan atau dikomersialisasikan. Tahap pengujian sistem harus dijalankan untuk mencoba apakah sistem yang dikembangkan dapat bekerja optimal atau tidak.

Pada tahap ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti kemudahan penggunaan sampai pencapaian tujuan dari sistem yang sudah disusun sejak perancangan sistem dilakukan. Jika ada kesalahan, tahap pertama hingga keempat harus diperbarui, diulangi, atau pun dirombak total.

Tahap tes SDLC ialah bagian paling penting dalam rangkaian pembuatan sebuah perangkat lunak. Karena sangat tidak mungkin mempublikasikan sebuah software tanpa melalui pengujian terlebih dahulu.

Beberapa pengujian yang harus dilewati, antara lain kualitas kode, tes fungsional, tes integrasi, tes performa, dan tes keamanan.

Untuk memastikan pengujian berjalan teratur dan tidak ada bagian yang terlewati, tes dapat dilakukan menggunakan perangkat Continuous Integration seperti Codeship.

Dari tahap ini, akan dihasilkan perangkat lunak yang telah dites dan siap untuk disebarkan ke dalam proses produksi.

5. Implementasi

Implementasi dan pemeliharaan merupakan tahap akhir dalam pembuatan SDLC. Di tahap ini sistem sudah dibuat, diuji coba, dan dipastikan dapat bekerja optimal.

Setelah tahap pembuatan selesai, dilakukan implementasi dan pemeliharaan oleh pengguna. Pemeliharaan sangat penting untuk memastikan sistem bekerja dengan optimal setiap saat.

Untuk implementasi, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Melakukan survei dan penilaian terhadap kelayakan sistem yang sudah dikembangkan.
  • Menganalisis dan mempelajari sistem yang sudah ada dan sedang berjalan.
  • Melakukan pemecahan masalah dalam pengembangan sistem.
  • Menentukan penggunaan hardware dan software yang tepat.
  • Merancang dan mengembangkan sistem baru.
  • Memelihara dan meningkatkan sistem yang baru jika diperlukan.

Fase ini disebut juga sebagai tahap penyebaran. Pada tahap ini, software disebarkan setelah melewati proses yang melibatkan beberapa persetujuan manual. Tahap ini dilakukan sebelum menurunkan software ke produksi.

Proses penyebaran dapat dilakukan menggunakan Application Release Automation (ARA) sebelum masuk ke proses produksi. Output yang didapat dari tahap ini ialah perangkat lunak yang siap untuk diproduksi secara massal.

6. Pemeliharaan Sistem

Pemeliharaan sistem yang sudah dibuat sangat penting untuk referensi di kemudian hari. Pemeliharaan ialah tahap akhir yang menjadi permulaan fase yang baru yaitu penggunaan.

SDLC belum berakhir di tahap ini. Software yang dihasilkan harus terus dipantau untuk memastikan ia berjalan sempurna.

Celah dan kerusakan yang ditemukan pada proses produksi harus dilaporkan dan diselesaikan. Jika ditemukan sebelum diproduksi massal, ini akan lebih baik daripada menyelesaikan dengan merombak semuanya dari awal ke akhir.

System Development Life Cycle (SDLC)

merupakan proses suatu penentuan bagaimana sistem informasi (SI) di rancang atau di bangun sehingga dapat digunakan oleh pengguna sebagai pendukung kebutuhan bisnis. SDLC terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, analisis, desain, dan implementasi .

System Prototyping

Dalam tahap prototypingterdapat tiga tahapan yang diberlakukan secara bersamaan yaituanalisis, perancangan dan implementasi, ini bertujuan agar pengguna dapat melakukan evaluasi secara lebih dini. Setelah tanggapan diberikan oleh pengguna akan dilakukan analisis, perancangan dan implementasi secara berulanghingga pengguna merasa bahwa sistem yang dibuat sudah memenuhi fungsi-fungsi yang diharapkan.

Tahap Perencanaan (Planning)

Tahap perencanaan(planning) merupakansebuah proses yang memaparkan alasan-alasan sebuah sistem informasiituharus dibangun danmenentukan cara-cara membangunnya. Pertamayang harus dilakukan didalam tahap perencanaan ini adalahuntukmengetahui permintaan sistem seperti apa yang diinginkan olehpengguna. Agar permintaan pengguna dapat diidentifikasi, dilakukanlahpeninjauan dengancaramemberikan pertanyaan terhadappengguna mengenai kebutuhanbisnis,sehinggasistem ini nantinyadapat menyediakan dukungan yang dibutuhkan oleh pengguna. Setelah permintaan sistem diketahuiperencanaan pengerjaan dan penempatan staf yangsesuai dengan kebutuhan pembangunan system akan dibentuk.

Tahap Analisis (Analysis)

Tahap analisis (analysis) merupakantahapan yang bertujuan untuk mengetahui kegunaan dari sistem, siapa yang akanmenggunakan sistem setelah dibangun, kapandan serta di mana sistem digunakan. Untuk membuat sistemyang pengamatanterhadap sistem saat ini dan menganalisiskekurangannyaakan dilakukan agardapat dilakukan perbaikan dan penambahan. Ada tiga tahap dalam analisis yaitu:

1)Analisisstrategi merupakananalisa terhadapsystem yang ada saat ini,mengidentifikasi masalah yang ada sertamelakukan perkiraan mengenai cara-caramerancang sistem yang baru.

2)Mengumpulkan requirements (persyaratan) dengan cara wawancara atau kuesioner

3)Melakukan analisa terhadap konsep-konsepsistem dan model yang dibuat menjadi proposal sistem.

 

 

 

Tahap Desain (Design)

Tahap Desain(Design)merupakan tahapan yang bertujuan untuk memutuskan bagaimana sistem kedepannyaberoperasi dalam hardware,software, dan infrastruktur jaringan (network), serta pembuatan user interfacedan database. Terdapat empat tahap strategi yaitu:

1)Design StrategyTahap ini menentukan bagaimana system akan dibangun apakah oleh programmers dari perusahaan sendiri, outsourcingdari perusahaan lain atau membeli software.

2)Architecture DesignTahap ini akan menentukanspesifikasi yang berhubungan dengan sistem mengenai apa saja yang akan digunakan dari hardware, sowftwaredan network infrastructure.

3)Database and File SpecificationsPada tahap ini menentukan data apa saja dan dimana akan disimpan.

4)Program DesignTahap ini akan menjelaskan program apa saja yang diperlukan untuk dibuat dan apa yang dapat dilakukan oleh setiap program.

 

 

 

 

Tahap Implementasi (Implementation)

Tahap implementasimerupakan tahap akhir dari SDLC, pada tahap ini terbagi atas tiga bagian:

1)System ConstructionPada langkah ini sistemakan dibentuk dan diuji untuk memastikan bahwafungsinya sudah sesuai dengan racangan.

2)InstallationPada langkah ini dilakukan pergantian sistem dari sistem lama ke sistem yang baru. Training plan untukmemberikan pengetahuan kepadapengguna mengenai cara pengunaan sistem yang baru.

3)Support PlanLangkah terakhir adalah melakukan peninjauan terhadap sistem yang baru.

 

 


 

 

Gambar 2. 2Diagram Rapid Application Development(RAD)Sumber:A. Dennis, B. H. Wixom, and D. Tegarden, Systems analysis and design:

An object-oriented approach with UML, 5th ed. USA: Wiley, 2015.

 

 

CIA Triad

Adalah suatu model yang dirancang dengan tujuan memandu kebijakan yang terkait keamanan informasi pada suatu organisasi. CIA itu sendiri terdiri dari 3 aspek yaitu Confidentiality, Integrity dan Availability. Unsur-unsur itulah yang dianggap sebagai tiga komponen Cyber Security yang paling penting di seluruh platform, terutama pada Web App.

·       Confidentiality

Sederhananya, confidentiality ini bisa berarti sama dengan privasi. Ini juga merupakan serangkaian langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah tereksposnya informasi sensitif dari jangkauan tangan orang-orang yang tidak berwenang. Tak hanya itu, juga harus dipastikan bahwa orang yang tepat sudah benar-benar mendapatkannya data yang dibutuhkan.

Akses di sini memang harus dibatasi agar hanya ditujukan bagi mereka yang berwenang dalam melihat data yang dipermasalahkan. Data biasanya juga dapat dikategorikan menurut jumlah dan jenis kerusakan yang bisa kejadian jika jatuh ke tangan yang tidak diinginkan. Nah, dampaknya akan terlihat dari lebih banyak atau lebih sedikit langkah yang perlu dilakukan  sebagai implementasi dari kategori tersebut.

Menjaga kerahasiaan data ini juga bisa dilakukan dengan mengadakan pelatihan khusus bagi mereka yang mengetahui adanya dokumen tersebut. Pelatihan semacam itu biasanya akan mencakup edukasi terkait risiko keamanan yang bisa mengancam informasi/data penting yang ada. Aspek lebih lanjut dari pelatihan ini bisa mencakup pelajaran membuat kata sandi yang kuat dan praktik-praktik keamanan sejenis yang lainnya.

Adapun aplikasi yang bagus dari metode ini adalah yang biasa digunakan untuk memastikan kerahasiaan nomor rekening atau nomor perutean pada saat melakukan transaksi online. Hal itu biasa dilakukan dengan mengenkripsi data. Ini merupakan metode umum untuk memastikan kerahasiaan info yang ada.

Selain itu, memasukkan ID pengguna dan kata sandi juga menjadi bentuk prosedur standar dari metode Confidentiality. Tak hanya itu, ada juga otentikasi dua faktor. Pilihan lainnya sebenarnya banyak, termasuk biometric verification.

·       Integrity

Integriy ini berarti menjaga konsistensi, akurasi, dan kepercayaan terhadap data untuk setiap waktu hingga seterusnya. Data tidak boleh diubah pada saat transit. Kemudian juga langkah-langkah tertentu perlu dilakukan untuk memastikan bahwa data tidak bisa diubah-ubah oleh orang yang tidak punya kepentingan sejalan (misalnya, para peretas yang ingin melakukan manipulasi data dsb).

Langkah-langkah tersebut juga termasuk izin dalam mengakses file dan batasan kontrol bagi akses pengguna. Kontrol ini bisa dipakai untuk mencegah perubahan yang keliru atau penghapusan tidak disengaja dari pengguna resmi yang bisa juga menjadi masalah. Jadi, intinya backup/redundant harus tersedia untuk  memulihkan data yang sudah kena masalah agar bisa kembali ke keadaan yang semula.

·       Availability

Availability adalah bisa diterapkan dengan sangat baik bila developer telah memastikan adanya pemeliharaan semua hardware secara ketat. Developer/pengembang juga perlu melakukan perbaikan hardware sesegera mungkin ketika diperlukan. Tak hanya itu, pengembang wajib memelihara lingkungan sistem operasi supaya bisa berfungsi dengan baik dan bebas dari konflik software-nya.

Penting juga bagi pengembang untuk tetap mengikuti semua peningkatan sistem/pembaharuan yang diperlukan dari waktu ke waktu. Ada lagi tugas lainnya, yaitu menyediakan bandwidth komunikasi yang memadai dan mencegah adanya bottleneck. Hal ini bisa mengurangi konsekuensi serius ketika masalah hardware benar-benar terjadi.

Untuk mencegah kehilangan data dari bencana, salinan backup bisa disimpan di lokasi yang secara geografis terisolasi, bahkan mungkin di tahan api atau tahan air. Peralatan keamanan ekstra atau perangkat lunak seperti firewall dan server proxy juga bisa diadakan untuk melindungi data dari time-offi dan serangan DDoS maupun gangguan jaringan yang lainnya.

 

 

 

Bentuk CIA pada web

Information security management system bahwa keamanan informasi adalah upaya perlindungan dari berbagai macam ancaman untuk memastikan keberlanjutan bisnis, meminimalisir resiko bisnis, meningkatkan investasi dan peluang bisnis.

Keamanan Informasi memiliki 3 aspek, diantaranya adalah

1.  Confidentiality

Keamanan informasi menjamin bahwa hanya mereka yang memiliki hak yang boleh mengakses informasi tertentu. Pengertian lain dari confidentiality merupakan tindakan pencegahan dari orang atau pihak yang tidak berhak untuk mengakses informasi.

2.  Integrity

Keamanan informasi menjamin kelengkapan informasi dan menjaga dari kerusakan atau ancaman lain yang mengakibatkan berubah informasi dari aslinya. Pengertian lain dari integrity adalah memastikan bahwa informasi tersebut masih utuh, akurat, dan belum dimodifikasi oleh pihak yang tidak berhak.

3.  Availability

Keamanan informasi menjamin pengguna dapat mengakses informasi kapanpun tanpa adanya gangguan dan tidak dalam format yang tidak bisa digunakan. Pengguna dalam hal ini bisa jadi manusia, atau komputer yang tentunya dalam hal ini memiliki otorisasi untuk mengakses informasi. Availability meyakinkan bahwa pengguna mempunyai kesempatan dan akses pada suatu informasi. Tiga elemen dasar confidentiality, integrity, dan availability (CIA) merupakan dasar diantara program program keamanan yang dikembangkan. Ketiga elemen  tersebut merupakan mata rantai yang saling berhubungan dalam konsep information protection. Keamanan bisa dicapai dengan beberapa cara atau strategi yang biasa dilakukan secara simultan atau dilakukan dalam kombinasi satu dengan yang lainnya. Strategi-strategi dari keamanan informasi masing-masing memiliki fokus dan dibangun tujuan tertentu sesuai kebutuhan. Contoh dari keamanan informasi antara lain :

1.      Physical security adalah keamanan informasi yang memfokuskan pada strategi untuk mengamankan individu atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman yang meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencana alam.

2.      Personal security adalah keamanan informasi yang berhubungan dengan keamanan personil. Biasanya saling berhubungan dengan ruang lingkup physical security.

3.      Operasional security adalah keamanan informasi yang membahas bagaimana strategi suatu organisasi untuk mengamankan kemampuan organisasi tersebut untuk beroperasi tanpa gangguan.

4.      Communication security adalah keamanan informasi yang bertujuan mengamankan media komunikasi, teknologi komunikasi serta apa yang masih ada didalamnya. Serta kemampuan untuk memanfaatkan media dan teknologi komunikasi untuk mencapai tujuan organisasi.

5.      Network security adalah keamanan informasi yang memfokuskan padabagaimana  pengamanan peralatan jaringannya, data organisasi, jaringan dan isinya, serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi. Masing masing komponen tersebut berkontribusi dalam program keamanan informasi secara keseluruhan. Jadi keamanan informasi melindungi informasi baik sistem maupun perangkat yang digunakan untuk menyimpan dan mengirimkannya.

 

Kesimpulan

Siklus hidup pengembangan sistem (System Development Life Cycle / SDLC) merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dalam tahapan tersebut untuk proses pengembangannya. Pada dasarnya siklus hidup pengembangan sistem informasi terdapat 5 (lima) Langkah-langkah, yaitu: Perencanaan Sistem (Systems Planning), Analisis Sistem (System Analysis), Perancangan Sistem (System Design), Implementasi Sistem (System Implementation), Penggunaan sistem (System Utilization).

                     

 

 

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/SDLC

http://www.gangsir.com/download/Minggu2-SDLC.pdf

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/implementasi-sistem-informasi-sdlc-system-development-life-cycle/

https://sanitadazira.wordpress.com/2018/11/10/model-model-sdlc-system-development-life-cycle/

http://seanmuhamad.blogspot.com/2013/09/confidentiality-integrity-dan.html

https://www.researchgate.net/publication/337315934_TUGAS_SISTEM_INFORMASI_MANAJEMEN_KEAMANAN_INFORMASI_DALAM_PEMANFAATAN_TEKNOLOGI_INFORMASI_PADA_PT_BANK_CENTRAL_ASIA

http://www.bachrulilmi.com/2017/11/mengenal-cia-triad-prinsip-dasar-it-security.html

https://www.logique.co.id/blog/2021/02/18/keamanan-informasi/

 

 

 

 

 

 

Senin, 15 Maret 2021

WEB STATIS DAN DINAMIS PADA WEBSITE

Web Statis

Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.

Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan dalam file HTMLsaja.


Web Dinamis

Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.

Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.


Contoh website Statis 


 Startupindonesia.my.id

Contoh Website statis pertama yaitu startupindonesia.my.id. Web ini juga tergolong web statis, karena hanya berisi informasi saja.


Gohugo.io

Contoh Website statis kedua yaitu gohugo.io, yang merupakan web statis. Jika ingin merubah isi halaman harus dengan mengedit script kodenya.


Jekyllrb.com

Contoh web statis yang ketiga yaitu jekyllrb.com, yang merupakan web dengan bantuan github. Untuk menganti informasi harus mengedit script kodenya.


Jekyllnow.com

website statis keempat yaitu jekyllnow.com, yang merupakan website berjenis seperti no 2 dan 3. Jika ingin mengubah informasi harus mengedit kodingannya.

Mubaroki.com

Contoh website statis yang kelima yaitu mubaroki.com, yang merupakan web landing page portofolio yang sangat keren dan menarik.


Contoh website Dinamis


Blog atau Website Pribadi

Sejak awal tahun 2000-an, blog menjadi tren baru sebagai jurnal pribadi yang bisa dikelola dan diakses secara online. Jika Anda ingin menuliskan pengalaman pribadi, opini, atau kisah perjalanan, Anda bisa mempublikasikannya melalui blog.

 

Ecommerce/Toko Online

Anda juga dapat memanfaatkan website untuk membuat toko online. Meskipun Anda sudah berjualan di marketplace atau media sosial, Anda tetap memerlukan website. Sebagaimana Anda memiliki toko fisik di dunia nyata, website dapat difungsikan sebagai “toko” Anda di dunia maya.


Website Perusahaan

Jika perusahaan Anda tidak melakukan transaksi secara online, Anda juga perlu memiliki website resmi perusahaan agar calon konsumen bisa menemukan informasi resmi tentang perusahaan Anda dari website resmi.  


Blog (Content Marketing)

Selain digunakan sebagai jurnal pribadi, blog juga dapat digunakan sebagai alat content marketing. Anda dapat mendatangkan trafik ke website toko online atau website perusahaan Anda melalui blog.


Organisasi atau Instansi Pemerintah 

Website juga dapat dimanfaatkan sebagai laman resmi organisasi. Hal ini agar masyarakat bisa mengakses informasi terbaru tentang kegiatan organisasi dengan mudah. Biasanya website organisasi menggunakan domain .org atau .or.id. Sedangkan website instansi pemerintah menggunakan domain .go.id.


SUMBER :


https://translate.google.com/translate?u=https://en.wikipedia.org/wiki/Dynamic_web_page&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp&prev=search


https://www.pintarkomputer.com/pengertian-web-statis-dan-web-dinamis-beserta-perbedaannya/


https://www.niagahoster.co.id/blog/jenis-website/



Selasa, 29 September 2020

Sistem Komputer

Bagian Bagian yang terdapat pada komputer antara lain :

 

 Motherboard 


Motherboard adalah papan sirkuit terintegrasi yang menjadi komponen utama dari sebuah komputer. Fungsi motherboard adalah menghubungkan seluruh komponen utama komputer seperti CPU, RAM, CD/DVD-ROM, hardisk / SSD, serta berbagai port dan slot ekspansi.

 

CPU / Prosesor


CPU (Central Processing Unit) atau yang lebih dikenal sebagai prosesor merupakan otak dari komputer. CPU bertugas melakukan kalkulasi setiap perintah yang dijalankan di komputer. Untuk mencegah overheat (panas berlebih), CPU biasanya dilengkapi heatsink dan kipas. Beberapa CPU juga ada yang dilengkapi sistem water cooling. Berbagai CPU modern saat ini sudah dilengkapi dengan GPU (Graphic Processing Unit).

RAM / Memory

 


RAM (Random Access Memory) tugasnya adalah menyimpan data dan berbagai proses agar bisa diakses dengan sangat cepat oleh CPU atau komponen komputer lainnya. Idealnya, semakin besar jumlah RAM maka komputer akan semakin cepat karena semakin besarnya kapasitas RAM untuk menyimpan data dan proses.

Video Card / GPU / VGA / Kartu grafis


Kartu grafis atau yang biasa disebut VGA / GPU / Video Card adalah komponen komputer yang bertugas memproses grafis. Mayoritas pengguna komputer hanya memerlukan GPU internal (integrated), tetapi gamer, animator, desainer, dsb memerlukan dedicated GPU yang memiliki kapasitas besar sehingga bisa memproses grafis berat.  

Hardisk (HDD) / SSD


Hardisk adalah media penyimpanan yang bisa digunakan untuk menyimpan data, termasuk juga sistem operasi. Selain HDD (Hard Disk Drive) konvensional, saat ini SSD (Solid State Drive) juga sudah populer digunakan, terutama di laptop, netbook, atau PC portabel lainnya. Dibandingkan HDD, SSD memiliki kecepatan baca / tulis yang jauh lebih tinggi dan jauh lebih hemat penggunaan daya karena tidak menggunakan komponen mekanik didalamnya.


Power Supply


Power Supply Unit (PSU) adalah komponen yang mengkonversi listrik arus AC menjadi DC bervoltase rendah, sehingga bisa dijadikan sebagai sumber daya bagi semua komponen komputer. 

 

Fungsi Dari Sebuah Komputer  

Fungsi komputer yang paling utama adalah melakukan pemrosesan. Berbagai macam data dan informasi adalah data yang diproses oleh komputer. Data yang diproses akan menghasilkan output yaitu berupa informasi.

1. Data Input (Data Entry)

Fungsi komputer yang pertama adalah input. Fungsi ini yaitu menerima data atau informasi dari sumber luar. Data yang diterima melalui aktivitas di keyboard, mouse dari komputer lain atau peralatan lainnya.

2. Data Processing (Pengolahan Data)

Fungsi komputer yang paling utama adalah melakukan pemrosesan. Berbagai macam data dan informasi adalah data yang diproses oleh komputer. Data yang diproses akan menghasilkan output yaitu berupa informasi. Contohnya seperti teks, gambar, audio, video, grafik, dan lainnya.

Pengolahan data dan informasi adalah fungsi langsung dari komputer. Otak dari komputer di mana data diproses disebut unit pemroses sentral (CPU). Itu adalah sebuah chip yang biasanya berukuran setengah inci dan dimasukkan ke soket motherboard komputer.

3. Data Storage

Fungsi data storage adalah sebagai tempat untuk menyimpan informasi. Penyimpanan yang dilakukan berbeda-beda tergantung bagaimana informasinya akan digunakan. Fungsi komputer ini memudahkan pengguna untuk menemukan data dan akan digunakan kembali. Data tersebut dapat disimpan di dalam memori internal komputer maupun memori eksternal.

Drive hard disk (HDD) atau Drive Solid State Disk (SSD) penyimpanan internal perangkat dan melayani untuk melindungi dan rumah semua data dan informasi dalam sebuah komputer. Di mana data dan informasi yang sangat penting sistem yang lebih besar, sistem RAID digunakan. Multiple disk drive beroperasi secara bersamaan untuk memastikan data mutlak dan integritas informasi.

4. Data Output

Data yang telah diproses dalam komputer, hasilnya akan tersedia untuk digunakan oleh pengguna atau perangkat lainnya dengan berbagai tujuan. Contoh dari data output yaitu sebagai file audio, hard copy ke kertas, dicetak sebagai 3D model dan lain-lain.

 

Sejarah Komputer Dari Beberapa Generasi 

Sejarah Komputer generasi pertama menggunakan tabung vakum (1946 – 1959)

Pada tahun 1946 komputer diciptakan dengan tabung vakum sebagai komponen utamanya. Beratnya hampir 30 ton. Tapi hal ini sangat tidak efisien karena membutuhkan daya listrik yang besar serta panas yang berlebih. Generasi pertama ini, masih menggunakan bahasa mesin yang hanya bisa dimengerti oleh komputer itu sendiri.

Inputnya menggunakan sebuah pita kertas dan punched card. Dengan output berupa printer. Yang mana, pada waktu itu membutuhkan sekitar 1 juta dollar hanya untuk mendapatkannya Ciri-cirinya yaitu :

  • Proses kurang cepat
  • Daya simpannya kecil
  • Suhunya cepat panas sehingga membutuhkan sebauh pendingin
  • Ukuran hardware sangat besar, sehingga membutuhkan ruangan yang luas.

 

Sejarah Komputer generasi kedua (1959 – 1965) transistor

Generasi tabung vakum mengalami perkembangan. Sehingga tergantikan oleh teknologi transitor sebagai komponen utama yang sangat canggih. Mulai digunakan sekitar tahun 1959 hingga 1965. Beberapa kelebihan yang dimiliki adalah ukuran yang lebih kecil, tidak terlalu panas, dan minim tingkat kegagalan.

Generasi ini sudah tidak lagi menggunakan bahasa mesin seperti sebelumnya. Digantikan dengan bahasa FORTRAN dan CBOL. Sehingga bisa dikatakan bahwa komputer transitor adalah lebih baik dibanding tabung vakum. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Proses operasi lebih cepat
  • Mengembangkan magnetic score storage sebagai memori utamanya
  • Orientasi penggunaan program tidak hanya pada orientasi bisnis tetapi juga orientasi teknik
  • Mampu melakukan proses real time dan real sharing
  • Bahasa pemrograman tingkat tinggi

Sejarah Komputer generasi ketiga integrated circuit (1965 – 1971)

Generasi ini disebut dengan generasi ketiga. Bentuk transistor diperkecil kemudian dietakkan pada IC bersama beberapa resistor dan kapasitor. Pertama kali dikembangkan oleh Jack Kilby yang merupakan seorang insinyur listrik. Kelebihannya adalah lebih cepat dan efisien. Juga merupakan komputer yang pertama kali menggunakan monitor dan keyboard.

Mengalami kemajuan dibanding sebelumnya yang menggunakan kertas. Karena dibandrol dengan harga yang cukup murah. Sehingga pada masa itu, orang-orang mampu membelinya. Ciri-cirinya di bawah ini :

  • Kapasitas memori lebih besar
  • Menggunakan terminal visual display yang bisa mengeluarkan suara
  • Media penyimpanan dengan kapasitas yang besar
  • Karena menggunakan IC, sehingga memiliki performa yang lebih cepat
  • Peningkatan software
  • Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Komputer generasi keempat microprosesor (1971 – Sekarang)

Pertama kali dibuat oleh IBM pada tahun 1971. Kemudian di tahun 1984 perusahaan Apple merilis Macintosh. Sejarah komputer dan perkembangannya selanjutnya memasuki masa microprosessor. Yang mana, masih digunakan oleh beberapa masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Bersamaan dengan generasi microprosessor ini, lahirlah internet. Tampilan monitornya masih menggunakan satu warna (green color). Selain itu, dikembangkan sebuah chip sebagai memori komputer. Seiring berkembangnya waktu, para pakar mencoba untuk melengkapi apa yang belum ada. Yaitu PC-Compatible.

Komputer Generasi Kelima Artificial intelligence (Sekarang – Masa Depan)

Yang terbaru dari perkembangan komputer adalah munculnya teknologi bernama AI. Yang memiliki kecerdasan buatan sehingga dapat melakukan input dengan lebih baik. Bahkan dengan teknologi ini, Anda dapat menginput bahasa yang digunakan sehari-hari, menyesuaikan keadaan dan mempelajari lingkungan sekitar.

Banyak developer yang saat ini sudah mulai menggunakannya. Disebut sebagai komputer masa depan. Dikembangkannya intel dan microsoft yang diprakarsai oleh Bill Gates yang merupakan pionir dari standar hardware dan software di seluruh dunia. Ditandai dengan munculnya smartphone, tablet, netbook dan masih banyak lagi yang lainnya.

Juga LSI (Large Scale Integration) yang memadatkan ribuan microprosessor. Yang paling terbaru adalah Pentium Empat yang dikeluarkan oleh Intel Corporation. Walaupun komputer generasi ini memiliki bentuk yang kecil dan sederhana. Tetapi memiliki kecepatan dan kecanggihan yang tidak perlu diragukan lagi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perangkat Lunak Analisis Web

  TUGAS MAKALAH PERANGKAT LUNAK ANALISIS WEB     DISUSUN OLEH Nama                                          : Muhamad Ridwan ...